Seekor buaya dengan panjang sekitar dua meter muncul ke permukaan Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas, pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2026. Buaya tersebut terlihat di depan dermaga penyeberangan kapal feri di Jalan Mawar, Kuala Kapuas.
Kemunculan satwa liar itu terjadi di tengah kawasan yang memiliki aktivitas penyeberangan masyarakat. Karena lokasinya berada di sekitar dermaga, keberadaan buaya menjadi informasi penting bagi warga yang beraktivitas di tepian maupun menggunakan jalur sungai.
“Kemunculan buaya di area yang dekat dengan aktivitas masyarakat perlu segera dicermati agar warga tidak mengambil tindakan sendiri dan tetap menjaga jarak,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas.
Ia menjelaskan, pihaknya kini tengah memastikan lokasi dan pergerakan satwa melalui pemantauan. Penanganan berikutnya harus dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga dan satwa. Untuk saat ini, fakta yang terkonfirmasi baru sebatas kemunculan buaya tersebut.
“Informasi lanjutan mengenai posisi buaya perlu dipastikan di lapangan supaya masyarakat tidak menerima informasi yang belum terverifikasi,” jelasnya.
Keberadaan buaya di sungai yang menjadi ruang aktivitas masyarakat membuat pemantauan menjadi penting, terutama di sekitar titik penyeberangan dan kawasan yang sering digunakan warga untuk beraktivitas di air.
“Warga sebaiknya tidak mendekati atau mencoba mengusir satwa tersebut. Pelaporan kepada petugas menjadi langkah yang lebih aman ketika satwa liar muncul di sekitar permukiman,” pungkasnya.
Sumber: BPBD Kabupaten Kapuas; data dari lapangan.








