Kebakaran melanda kompleks Pasar Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Jumat (23/10/2026) dini hari. Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membesar dan asap tebal menyelimuti kawasan pasar.
Informasi awal yang dibagikan sejumlah akun Facebook menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 00.00-00.25 WIB.
Komunikasi dengan keluarga terputus
Salah satu informasi mengenai kebakaran tersebut dibagikan Mastoril Ahmad. Dalam unggahannya, ia menyebut menerima foto dan video dari keluarga di Tumbang Sanamang sebelum api meluas.
“Kami menerima kirim poto dan vidio dari keluarga disanamang tadi malam sebelum api meluas,” tulis Mastoril dalam unggahan tersebut.
Ia mengatakan komunikasi melalui telepon seluler sempat berlangsung setelah kebakaran terjadi. Namun, komunikasi kemudian terputus sehingga ia belum memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi di lokasi.
“Jadi kami belum tau berapa buah toko dan rumah penduduk kena dampak kebakaran maupun kerugian yg dialami oleh masyarakat tumbang sanamang yg kena kebakaran,” tulisnya.
Dalam unggahan yang sama, Mastoril menyebut listrik padam dan sinyal menghilang. Kondisi itu, menurut keterangannya, membuat komunikasi dengan keluarga belum dapat dilanjutkan hingga pagi hari.
Video beredar, warga menyampaikan duka
Video kebakaran juga dibagikan melalui akun Facebook Yongki Yong dan Atul. Keduanya menyebut lokasi kejadian berada di kompleks Pasar Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu.
Dalam unggahannya, Yongki Yong menuliskan waktu kejadian sekitar pukul 00.25 pada Jumat dini hari.
“Ya Allah semoga apinya cepat padam,” tulisnya dalam unggahan yang disertai informasi kebakaran tersebut.
Sejumlah pengguna Facebook kemudian menyampaikan doa dan ungkapan prihatin. Sebagian komentar juga menunjukkan warga masih mencari kabar mengenai kondisi kebakaran.
Seorang pengguna bernama Draja menanyakan, “sudah padam kh bang”.
Sementara itu, Supriadi Said ER menuliskan harapan agar tidak ada korban jiwa. “Semoga jatun korban jiwa,” tulisnya.
Komentar lain dari Eva Prasetya Kuwu berbunyi, “Smoga smua nya dlm keadaan sehat selamat Ya Allah”.
Respons tersebut memperlihatkan kekhawatiran pengguna media sosial terhadap keselamatan warga yang berada di sekitar lokasi.
Jumlah bangunan terdampak belum diketahui
Dokumentasi yang beredar memperlihatkan api membakar bangunan di kawasan pasar. Meski demikian, belum tersedia data terkonfirmasi mengenai jumlah toko, rumah penduduk, atau bangunan lain yang terdampak.
Jumlah korban, nilai kerugian, penyebab kebakaran, serta waktu api berhasil dipadamkan juga belum diketahui.
Lingkar Kalteng masih memerlukan konfirmasi dari petugas pemadam kebakaran, aparat setempat, pemerintah kecamatan, dan instansi terkait untuk memastikan skala kebakaran serta perkembangan penanganannya.
Informasi mengenai kondisi warga, jumlah bangunan terdampak, dan kerugian akan diperbarui setelah tersedia keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan.








