Kebakaran yang melanda kompleks Pasar Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Jumat (23/10/2026) dini hari, menghanguskan sedikitnya 25 unit toko, empat rumah pribadi, dan satu masjid, berdasarkan data awal Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Katingan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Katingan, Wahiman menyampaikan data tersebut dalam laporan pendataan objek terdampak kebakaran. Jumlah bangunan yang terbakar masih dalam proses pendataan sehingga angka tersebut belum dapat dianggap sebagai hasil akhir.
“Kebakaran terjadi ketika warga sedang beristirahat pada malam hari. Api kemudian menyebar dengan cepat di kawasan pasar yang sebagian besar bangunannya menggunakan material kayu,” ungkap Wahiman saat dihubungi pada Jumat 23 Oktober 2026.
25 toko, empat rumah, dan satu masjid terbakar
Laporan awal Satpol PP dan Damkar Katingan mencatat tiga jenis objek yang terdampak, yakni 25 unit bangunan toko, empat rumah pribadi, dan satu masjid. Dengan demikian, sedikitnya 30 objek tercatat terdampak dalam pendataan awal tersebut. Namun, jumlah itu masih dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan.
“Api dengan cepat menyebar karena hampir seluruh bahan bangunan berbahan dasar kayu,” terangnya.
Besarnya jumlah bangunan yang terdampak menunjukkan bahwa kebakaran tidak hanya mengenai aktivitas perdagangan di kompleks pasar, tetapi juga menyentuh hunian warga dan tempat ibadah.
Hingga laporan awal tersebut disampaikan, nilai kerugian material belum diketahui. Data mengenai pemilik bangunan dan rincian kerusakan setiap objek juga masih perlu dilengkapi.
Penyebab kebakaran masih diselidiki
Wahiman menyatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Penentuan penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwajib.
Belum tersedia keterangan terkonfirmasi mengenai titik awal api, sumber pemicu kebakaran, maupun faktor yang menyebabkan api membesar dalam waktu singkat.
Karena itu, penyebab kebakaran belum dapat dikaitkan dengan gangguan listrik, kelalaian, atau faktor lain sebelum ada hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dilaporkan
Dalam laporan awalnya, Satpol PP dan Damkar Katingan menyatakan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut. Meski demikian, informasi mengenai kondisi seluruh warga yang berada di sekitar lokasi masih perlu dipastikan melalui pendataan lebih detail.
Sebelum data resmi disampaikan, foto dan video kebakaran telah beredar di media sosial. Dokumentasi tersebut memperlihatkan kobaran api membesar dan asap tebal menyelimuti kawasan Pasar Tumbang Sanamang.
Sejumlah warga juga mengungkapkan kekhawatiran karena komunikasi dengan keluarga di lokasi sempat terputus. Dalam unggahan yang beredar sebelumnya, warga menyebut listrik padam dan sinyal telepon seluler menghilang sehingga perkembangan kondisi di lapangan sulit diketahui.
Pendataan dan penyelidikan masih diperlukan
Data awal mengenai jumlah objek terbakar menjadi perkembangan penting setelah informasi awal kebakaran beredar tanpa kepastian mengenai skala kerusakan. Satpol PP dan Damkar Katingan masih mendata objek yang terbakar.
Lingkar Kalteng akan memperbarui informasi berdasarkan perkembangan pendataan dan keterangan resmi dari instansi terkait.
Catatan: Laporan awal Satpol PP dan Damkar Katingan menyebut rentang waktu kejadian pukul 01.00-03.30 WIB, sedangkan unggahan warga yang diberitakan sebelumnya menyebut sekitar pukul 00.00-00.25 WIB. Waktu kejadian yang pasti masih perlu dikonfirmasi. Keterangan mengenai tidak adanya korban juga mengikuti laporan awal Satpol PP dan Damkar Katingan.








