Beranda›Barito Selatan
Barito Selatan

Mengkatip Kini Nikmati Listrik 24 Jam, Layani 1.003 Pelanggan

Mengkatip Kini Nikmati Listrik 24 Jam, Layani 1.003 Pelanggan

RINGKASAN

  • Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, kini mendapat layanan listrik 24 jam setelah sebelumnya pasokan hanya tersedia sekitar 14 jam per hari.
  • Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyebut pemerataan akses listrik masih belum selesai karena sejumlah wilayah lain juga belum menikmati jaringan 24 jam atau belum terhubung secara on-grid.
  • Masih terdapat beberapa desa dan wilayah yang belum menikmati listrik PLN selama 24 jam atau belum terhubung dengan jaringan on-grid,” ujar Eddy.
(Pradana Bagus/lingkarkalteng.com/CC0)

Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, kini mendapat layanan listrik 24 jam setelah sebelumnya pasokan hanya tersedia sekitar 14 jam per hari. Jaringan baru tersebut berpotensi melayani 1.003 pelanggan.

Pengoperasian jaringan dilakukan setelah pembangunan 3,1 kilometer jaringan tegangan menengah, 4,9 kilometer jaringan tegangan rendah dan pemasangan sembilan transformator dengan total kapasitas 75 kVA. Infrastruktur tersebut dibangun untuk memperluas pelayanan listrik di wilayah Mengkatip.

Layanan ini menjawab persoalan lama warga Mengkatip yang selama puluhan tahun belum memperoleh pasokan listrik penuh sepanjang hari. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menyebut pemerataan akses listrik masih belum selesai karena sejumlah wilayah lain juga belum menikmati jaringan 24 jam atau belum terhubung secara on-grid.

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri mengatakan pengoperasian jaringan menjadi bagian dari pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat.

“Kita tidak hanya meresmikan sebuah Huma Betang dan mengoperasikan listrik selama 24 jam, tetapi juga meneguhkan dua hal yang harus berjalan bersama, yaitu pelestarian budaya dan pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat,” kata Eddy. Rabu (23/9/2026).

Pengoperasian jaringan baru itu juga memiliki konsekuensi pada kebutuhan infrastruktur lanjutan. Pemerintah daerah menyebut masih terdapat rencana penyelesaian jaringan menuju Marawan Baru dan Reong pada 2026, Mahajandau pada 2027, serta sejumlah wilayah lain di Barsel.

“Kita menyadari bahwa pekerjaan untuk mewujudkan akses listrik yang merata di Barito Selatan masih belum selesai. Masih terdapat beberapa desa dan wilayah yang belum menikmati listrik PLN selama 24 jam atau belum terhubung dengan jaringan on-grid,” ujar Eddy.

Dari sisi penyediaan listrik, PLN menyebut layanan baru tersebut dimungkinkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

“Kami bersyukur berkat sinergi bersama, kita bisa mewujudkan mimpi masyarakat Mengkatip untuk dapat menikmati listrik selama 24 jam,” ujar General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono.

Ia berharap tambahan waktu pasokan dapat digunakan untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.

“Selamat kepada seluruh masyarakat Mengkatip yang kini dapat menikmati listrik 24 jam. Semoga waktu yang lebih panjang dengan dukungan listrik ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas, mengembangkan usaha dan mendukung pendidikan anak-anak,” tandasnya.

Berita Terkait