Beranda›Kotawaringin Timur
Kotawaringin Timur

[VIDEO] Benda Logam di Kotim Bukan Milik Militer, Asal-usul Masih Misteri

Benda logam berkabel ditemukan di kebun sawit PT Agro Bukit sehari setelah dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Kotawaringin Timur. Aparat telah mengamankan lokasi, tetapi dugaan meteor atau sampah antariksa belum terbukti.

Personel TNI Korem 102/Panju Panjung dan Lanud Iskandar menyelidiki temuan benda asing di perkebunan PT Agro Bukit, Kotim, Kalteng, Senin (19/10/2026). Identitas benda masih ditelusuri.

RINGKASAN

  • TNI memastikan benda bukan milik militer. Asal-usulnya masih ditelusuri bersama instansi terkait.
  • BMKG belum menemukan kesimpulan. Penyebab dentuman dan kemungkinan meteor atau sampah antariksa masih memerlukan analisis.
  • Hubungan kedua kejadian belum terbukti. Penemuan benda pada Senin terjadi sehari setelah dentuman, tetapi belum ada bukti keduanya berkaitan.
Personel TNI Korem 102/Panju Panjung dan Lanud Iskandar menyelidiki temuan benda asing di perkebunan PT Agro Bukit, Kotim, Kalteng, Senin (19/10/2026). Identitas benda masih ditelusuri. (Rania Romauli Lubis/lingkarkalteng.com/CC0)

Misteri dentuman keras di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, belum terpecahkan. Senin (19/10/2026), aparat menyatakan benda logam berkabel yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit bukan milik militer. Namun, asal-usul benda dan kaitannya dengan dentuman sehari sebelumnya masih diselidiki.

Benda tersebut ditemukan pekerja di dalam parit perkebunan, sekitar Kilometer 26 Jalan Sampit-Pangkalan Bun, Senin pagi. Permukaannya dilaporkan memiliki bekas terbakar, sementara kabel dan kode produksi terlihat pada sejumlah bagian.

Pasi Intel Korem 102/Panju Panjung, Mayor Inf Andry Suwiatmojo, mengatakan personel telah diterjunkan dan koordinasi dilakukan dengan instansi terkait, termasuk pihak yang memiliki kewenangan di bidang keantariksaan.

“Untuk informasi awal, kami pastikan bahwa benda tersebut bukan merupakan benda milik militer,” kata Andry, Senin sore.

Lokasi penemuan dilaporkan telah dipasangi garis polisi. Masyarakat diminta tidak menyentuh atau memindahkan benda tersebut sebelum ada arahan petugas. Andry menegaskan identitas objek itu belum dapat dipastikan karena pemeriksaan masih berlangsung.

Sementara itu, dentuman keras dilaporkan terdengar di sejumlah wilayah Kotim pada Minggu (18/10/2026) sore. Warga menyebut suara tersebut menyerupai petir dan disertai getaran.

Julianto, salah seorang warga yang mendengar dentuman, mengatakan, “Saya tidak tahu apa suara itu ada kaitannya dengan benda ini.”

Prakirawan BMKG Kotim, Ibnu Hasan Ali, juga belum dapat memastikan sumber suara tersebut. “Kami belum bisa memastikan, kami masih melakukan penelusuran serta analisis lebih lanjut terkait kepastian sumber suara,” ujarnya.

Dugaan meteor atau sampah antariksa masih memerlukan pembuktian. Belum ada hasil pemeriksaan ilmiah yang memastikan identitas benda maupun menghubungkannya dengan dentuman yang terdengar sehari sebelumnya.

Dua pertanyaan kini menjadi kunci; apa sebenarnya benda logam berkabel tersebut, dan apakah penemuannya berkaitan dengan dentuman di Kotim? Jawabannya masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.


Sumber dan data pendukung: Korem 102/Panju Panjung; BMKG Kotim; rekaman video warganet; data dari lapangan.

Berita Terkait