Jalan menuju wilayah pedalaman Katingan kembali menjadi salah satu aspirasi utama warga pada September 2026. Persoalan paling menonjol berada pada akses menuju Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu.
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah mengatakan kondisi jalan tersebut sangat dipengaruhi cuaca. Saat kemarau masih bisa dilalui, tetapi kondisinya berubah ketika hujan.
“Jalannya sangat ekstrem,” kata Siti. Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, ruas tersebut merupakan jalan negara yang menjadi satu-satunya akses darat dari Katingan Tengah menuju Katingan Hulu. “Satu-satunya jalan darat dari Katingan Tengah ke Katingan Hulu,” ujar Siti.
Keluhan warga sebenarnya sudah muncul jauh sebelum reses September. Dalam RDP April 2026, Koordinator Aliansi Driver dan Masyarakat Katingan Hulu, Candra Wardana menyebut kerusakan membentang sekitar 40 kilometer dengan sejumlah titik parah.
“Ini akses utama kami. Tidak ada jalan alternatif,” kata Candra.
Menurut data RDP tersebut, sebagian titik bahkan membutuhkan winch agar kendaraan dapat melintas. Kerusakan juga dikaitkan warga dengan keselamatan dan kelancaran ekonomi.
Dari sisi pemerintah, Kepala BPJN Kalteng, Robert Himawan Hamiseno mengatakan penanganan sudah dilakukan bertahap sepanjang 2026.
“Penanganan sudah dilakukan sejak awal tahun,” jelas Robert.
Penanganan mencakup pengaspalan sebagian ruas, pemeliharaan jalan tanah, serta pembangunan gorong-gorong pada titik rawan. Pemerintah Kabupaten Katingan juga mematangkan program pembukaan akses lain dan jembatan untuk wilayah yang masih terisolasi.
Masalahnya, akses yang secara administratif berstatus jalan negara tetap dirasakan warga sebagai persoalan sehari-hari ketika hujan mengubah kondisi permukaan jalan.
Karena itu, persoalan berikutnya bukan lagi apakah penanganan sudah dimulai, melainkan seberapa jauh pekerjaan 2026 mampu menjaga akses tetap fungsional sepanjang musim.
Sumber: Keterangan warga, Aliansi Driver serta Masyarakat Katingan Hulu, Anggota DPRD Kalteng Siti Nafsiah, Kepala BPJN Kalteng Robert Himawan Hamiseno; dokumen pembangunan Katingan; data dari lapangan.








