Warga Menteng XII, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, masih menghadapi persoalan infrastruktur dasar yang berulang. Jalan lingkungan yang belum diaspal dan drainase yang belum memadai.
Keluhan itu disampaikan warga dalam reses Anggota DPRD Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh, beberapa waktu lalu. Di salah satu ruas, jalan dari Blok H hingga Kampung Rahayu disebut sudah sekitar empat tahun belum mendapat pengaspalan.
Ketua RT 06/RW 08, Dedy Indarto, mengatakan persoalan jalan bukan sekadar soal kenyamanan. Akses tersebut juga dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga sehari-hari.
“Sudah empat tahun jalan ini belum diaspal,” kata Dedy saat ditemui pada Rabu (30/9/2026).
Masalah kedua berada pada sistem drainase. Dedy menyebut Jalan Embang 1 sampai Jalan Embang 7 belum memiliki drainase yang memadai. Ketika hujan datang, warga harus melakukan pembersihan parit secara berkala dengan biaya swadaya.
“Menteng XII ini rawan banjir,” ujar Dedy.
Warga bahkan menyewa ekskavator sekitar tiga tahun sekali untuk membersihkan saluran air. Kebutuhan tersebut menunjukkan sebagian pemeliharaan lingkungan masih ditanggung langsung masyarakat.
Persoalan itu juga dikaitkan warga dengan pembangunan kawasan permukiman. Dedy mempersoalkan adanya drainase pada sejumlah kawasan yang menurut warga tidak memenuhi kebutuhan lingkungan.
Sebelumnya, Faridawaty mengatakan aspirasi tersebut dicatat sebagai kebutuhan nyata yang akan disesuaikan dengan kewenangan dan mekanisme pembangunan daerah.
“Reses menjadi kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” kata Faridawaty.
Selain jalan dan drainase, warga menyampaikan persoalan penerangan jalan, sampah, keamanan lingkungan, serta akses kendaraan pemadam kebakaran. Sebagian titik penerangan jalan juga disebut dibangun secara swadaya dengan biaya sekitar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per titik.
Faridawaty menyatakan aspirasi tersebut akan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan pemerintah daerah.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat,” ujarnya.
Persoalan Menteng XII kini menyisakan satu pertanyaan penting bagi warga. Kapan usulan yang sudah berulang kali disampaikan itu berubah menjadi pekerjaan fisik. Data perencanaan kota sendiri sebelumnya telah mencantumkan sejumlah kebutuhan jalan dan drainase di wilayah Menteng.
Sumber: Keterangan warga Menteng XII; dokumen aspirasi DPRD Kalteng; dokumen perencanaan Pemerintah Kota Palangka Raya; data dari lapangan.








