Beranda›Nusantara
Nusantara

93 Korban Masih Dicari, Tim SAR Kerahkan 54 Penyelam

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki fase baru dengan pengerahan 54 penyelam pada hari ke-13, Jumat (25/9/2026), sementara pencarian juga diperkuat hingga wilayah pesisir Kalimantan Tengah.

93 Korban Masih Dicari, Tim SAR Kerahkan 54 Penyelam

RINGKASAN

  • Dengan demikian, perkembangan 25 September bukan hanya bertambahnya jumlah korban yang ditemukan, tetapi juga masuknya operasi pada tahap pencarian intensif di dalam bangkai kapal, perluasan wilayah hingga pesisir
  • Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki fase baru dengan pengerahan 54 penyelam pada hari ke-13, Jumat (25/9/2026), sementara pencarian juga diperkuat hingga wilayah pesisir Kalimantan Tengah.
  • Langkah itu melanjutkan perluasan operasi setelah unsur Rigid Bouyancy Boat (RBB) dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dari Kantor SAR Palangka Raya dikerahkan untuk menyisir pesisir Kalteng dan
Tim penyelam melakukan pencarian korban KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. (Mahesa Raka Yudhistira/lingkarkalteng.com/CC0)

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki fase baru dengan pengerahan 54 penyelam pada hari ke-13, Jumat (25/9/2026), sementara pencarian juga diperkuat hingga wilayah pesisir Kalimantan Tengah.

Langkah itu melanjutkan perluasan operasi setelah unsur Rigid Bouyancy Boat (RBB) dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 dari Kantor SAR Palangka Raya dikerahkan untuk menyisir pesisir Kalteng dan sekitarnya. Sebelumnya, tiga korban ditemukan di wilayah perairan Seruyan yang berjarak sekitar 145–150 mil laut dari lokasi kapal tenggelam di Laut Jawa.

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan dua unsur dari Palangka Raya digunakan untuk memperluas cakupan pencarian.

“Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya akan membantu pencarian,” terang Putu.

Pada hari ke-12, tim penyelam gabungan kembali menemukan 14 jasad dari dalam bangkai kapal. Perkembangan tersebut membuat jumlah korban yang telah ditemukan mencapai 150 orang, sementara Basarnas menyebut 93 korban kemungkinan masih berada di dalam kapal yang tenggelam.

Di sisi lain, proses identifikasi juga bergerak. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan telah menerima 42 kantung jenazah dan sebanyak 20 korban telah teridentifikasi hingga perkembangan 24 September. Sebanyak 22 kantung lainnya masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

“Perluasan pencarian di wilayah Kalteng dilakukan untuk memastikan seluruh area yang berpotensi membawa korban tetap terpantau. Prioritas kami tetap menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya serta memastikan proses identifikasi berjalan akurat,” kata Putu.

Ada pula perkembangan administratif penting. Sebanyak 20 dari 22 korban selamat yang sempat dipertanyakan dalam manifes dipastikan merupakan penumpang kapal setelah pencocokan dengan KSOP Surabaya. Dua orang lainnya masih dalam proses pencocokan data.

Dengan demikian, perkembangan 25 September bukan hanya bertambahnya jumlah korban yang ditemukan, tetapi juga masuknya operasi pada tahap pencarian intensif di dalam bangkai kapal, perluasan wilayah hingga pesisir Kalteng, serta pemutakhiran data manifes dan identifikasi korban.


Sumber: Basarnas; Kantor SAR Kelas A Banjarmasin; KSOP Kelas I Banjarmasin; DVI Polda Kalimantan Selatan.

Berita Terkait