Beranda›Mancanegara
Mancanegara

G7 Siapkan Pertemuan Bahas Krisis Energi Dunia

Presiden Prabowo Subianto menjabat tangan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis.

RINGKASAN

  • Presiden Prancis Emmanuel Macron bilang negara-negara G7 akan menggelar pertemuan dalam beberapa pekan untuk membahas keamanan pasokan energi di tengah gangguan pasar akibat perang Iran.
  • Macron bilang agenda pertemuan mencakup kerja sama antarpemerintah dan hubungan dengan mitra utama G7 ketika gangguan pasokan energi mulai meningkatkan tekanan terhadap harga bahan bakar.
  • Pertemuan G7 akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang, dengan agenda utama mengamankan pasokan energi dan mengelola dampak geopolitik terhadap pasar global.
Presiden Prabowo Subianto menjabat tangan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat kunjungan kenegaraan di Paris, Prancis. (Tim Redaksi/lingkarkalteng.com/CC0)

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan negara-negara G7 akan menggelar pertemuan dalam beberapa pekan untuk membahas keamanan pasokan energi di tengah gangguan pasar akibat perang Iran. Pernyataan itu disampaikan di Paris pada Jumat, 18 September 2026.

Pertemuan tersebut diarahkan untuk meningkatkan koordinasi antaranggota G7 dan mengurangi ketegangan yang dapat memperburuk tekanan terhadap pasar energi. Pemerintah Prancis juga membuka pembahasan mengenai langkah darurat untuk menjaga ketersediaan pasokan.

“Kami akan mengadakan pertemuan G7, mengenai persoalan energi,” kata Macron.

Macron mengatakan agenda pertemuan mencakup kerja sama antarpemerintah dan hubungan dengan mitra utama G7 ketika gangguan pasokan energi mulai meningkatkan tekanan terhadap harga bahan bakar.

“Memperkuat kerja sama dan menghindari ketegangan yang tidak perlu,” ujarnya.

Pemerintah negara-negara G7 juga akan membahas sejumlah opsi yang dapat digunakan apabila gangguan pasokan semakin meluas. Salah satu opsi yang disebut adalah penggunaan cadangan energi strategis.

“Mempertimbangkan opsi pelepasan cadangan,” kata Macron.

Pilihan lain yang dibuka adalah pelonggaran sejumlah pembatasan untuk membantu menjaga arus pasokan energi. Langkah serupa, menurut Macron, pernah digunakan beberapa bulan sebelumnya. “Pencabutan sejumlah pembatasan,” ujarnya.

Perkembangan tersebut berlangsung ketika konflik di Timur Tengah terus memengaruhi harga energi global. Harga minyak pada Jumat masih berada di atas 100 dolar AS per barel, sementara pasar mencermati risiko gangguan lebih lanjut terhadap jalur pengiriman dan fasilitas energi Arab Saudi.

Pertemuan G7 akan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang, dengan agenda utama mengamankan pasokan energi dan mengelola dampak geopolitik terhadap pasar global. (*)

Berita Terkait