Beranda›Nusantara
Nusantara

Lima Korban KM Virgo Ditemukan di Sukamara dan Seruyan

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 kembali menghasilkan temuan besar pada Jumat, 25 September 2026. Sebanyak 10 korban ditemukan pada hari ke-13, termasuk lima korban di Kalimantan Tengah.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 dalam operasi pencarian hari ke-13, Jumat, 25 September 2026.

RINGKASAN

  • Sementara lima korban di Kalteng ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Sukamara, serta Sandurian, Seruyan.
  • Dengan tambahan 10 korban tersebut, hingga pukul 12.00 WITA, total korban yang telah ditemukan mencapai 160 orang, terdiri atas 108 selamat dan 52 meninggal dunia.
  • Sebanyak 83 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 dalam operasi pencarian hari ke-13, Jumat, 25 September 2026. (Mahesa Raka Yudhistira/lingkarkalteng.com/CC0)

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 kembali menghasilkan temuan besar pada Jumat, 25 September 2026. Sebanyak 10 korban ditemukan pada hari ke-13, termasuk lima korban di Kalimantan Tengah, masing-masing tiga di Kabupaten Sukamara dan dua di Kabupaten Seruyan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan lima korban lainnya ditemukan di sekitar bangkai kapal melalui operasi penyelaman. Sementara lima korban di Kalteng ditemukan di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Sukamara, serta Sandurian, Seruyan. Seluruh korban dalam temuan Jumat dinyatakan meninggal dunia.

“Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti,” terang Syafii.

Dengan tambahan 10 korban tersebut, hingga pukul 12.00 WITA, total korban yang telah ditemukan mencapai 160 orang, terdiri atas 108 selamat dan 52 meninggal dunia. Sebanyak 83 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang dalam manifes.

Di Sukamara, penemuan korban juga terjadi di kawasan pesisir Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci. Salah satu jenazah ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas kemudian mengevakuasinya ke RSUD Sukamara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Komandan Pos TNI AL Kuala Jelai Kapten Himawan mengatakan dugaan keterkaitan jenazah dengan KM Virgo masih menunggu proses identifikasi.

“Diduga korban KM Virgo Transport 8, karena menggunakan kaos Virgo,” ungkapnya.

Penemuan di Seruyan sebelumnya juga menunjukkan beratnya medan operasi. Dua jenazah tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Desa Sungai Perlu pada 24 September harus dievakuasi dengan berjalan kaki sekitar 10 kilometer karena medan berlumpur dan terputus aliran sungai.

Kapolsek Seruyan Hilir IPDA Eko Andrianto menjelaskan proses evakuasi melibatkan unsur gabungan dan jenazah kemudian dibawa untuk pemeriksaan serta identifikasi.

“Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi bersama unsur terkait dengan tetap memperhatikan kondisi medan di lokasi,” beber Kapolsek.

Basarnas menyatakan pencarian masih berlangsung melalui penyelaman, penyisiran permukaan dan dukungan udara. Pada hari ke-13, sebanyak 54 penyelam dikerahkan dalam empat sortie untuk menyisir badan kapal dengan mempertimbangkan keselamatan personel.


Data pendukung: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas); Pos TNI AL Kuala Jelai; Polres Seruyan.

Berita Terkait