Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalimantan Tengah 2026 akhirnya memiliki jadwal resmi. KONI Kalimantan Tengah menetapkan kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut berlangsung 28 November-9 Desember 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Kepastian itu tertuang dalam surat KONI Kalteng Nomor 088/KONI-KTG/XI/2026 tertanggal 2 November 2026, yang ditandatangani Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor dan ditujukan kepada pengurus provinsi cabang olahraga peserta Porprov.
Keputusan tersebut diambil setelah rapat terbatas bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (1/11/2026) pukul 19.30 WIB. Rapat membahas kepastian penyelenggaraan Porprov setelah mengevaluasi penanganan tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Iya, hasil rapat tadi malam dirujuk Gubernur. Suratnya siang ini,” ujar Hasanuddin, Senin (2/11/2026).
Perjalanan jadwal Porprov XIII
Penetapan jadwal ini melalui beberapa kali perubahan karena kondisi karhutla dan kesiapan penyelenggaraan.
Kepastian tersebut mengakhiri ketidakpastian jadwal yang berlangsung sejak Porprov ditunda pada 6 Oktober 2026 akibat karhutla. Saat itu, pelaksanaan ditargetkan pada awal November. Namun, hingga 28 Oktober, KONI Kalteng masih menunggu arahan gubernur sehingga persiapan sejumlah kontingen, termasuk pemusatan latihan atlet Kobar, sempat terpengaruh.
Perjalanan Penetapan Jadwal Porprov XIII Kalteng 2026
Rangkaian perubahan jadwal dan perkembangan persiapan Porprov XIII hingga penetapan tanggal pelaksanaan.
| Tanggal | Perkembangan | Dampak terhadap Persiapan |
|---|---|---|
| 6 Oktober 2026 | Gubernur Agustiar Sabran mengumumkan penundaan Porprov akibat karhutla. | Pelaksanaan ditargetkan awal November. |
| 7 Oktober 2026 | Gubernur meninjau sejumlah venue di Pangkalan Bun. | Peninjauan kesiapan lokasi pertandingan. |
| 12 Oktober 2026 | Pemprov melaporkan progres persiapan venue sekitar 90 persen. | Target pelaksanaan masih November. |
| 28 Oktober 2026 | KONI Kalteng masih menunggu arahan gubernur terkait jadwal. | Program pemusatan latihan (TC) atlet Kobar sementara dijeda. |
| 31 Oktober–1 November 2026 | Perlengkapan kontingen Kobar dilaporkan sudah tiba. | Pembagian perlengkapan menunggu kepastian jadwal resmi. |
| 1 November 2026 | Rapat terbatas bersama Gubernur Agustiar Sabran digelar pukul 19.30 WIB di Rumah Jabatan Gubernur. | Membahas kepastian penyelenggaraan setelah evaluasi penanganan darurat karhutla. |
| 2 November 2026 | KONI Kalteng menerbitkan surat penetapan jadwal Porprov. | Porprov ditetapkan berlangsung 28 November–9 Desember 2026. |
Pada 6 Oktober, Agustiar menyampaikan alasan penundaan. “Benar, kita tunda karena karhutla. Insyaallah kita laksanakan awal November,” kata Agustiar.
Namun, ketidakpastian jadwal berlanjut hingga akhir Oktober. Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor ketika itu menyampaikan, “Insyaallah tetap digelar pada tahun ini, tapi masih menunggu arahan Gubernur Kalimantan Tengah,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).
Dampaknya, program pemusatan latihan atlet Kobar sempat dijeda. Ketua KONI Kobar Fatmawati juga menyebut perlengkapan kontingen yang telah tiba belum dibagikan karena menunggu jadwal resmi.
“Sudah datang. Sebagai tuan rumah, kita harus siap. Nanti akan kita bagikan saat jadwal resmi Porprov dilaksanakan. Sekarang masih menunggu kepastian dari provinsi,” kata Fatmawati.
32 cabang olahraga, 6.000 atlet
Porprov XIII direncanakan mempertandingkan 32 cabang olahraga, dengan proyeksi lebih dari 6.000 atlet dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah. Angka tersebut merupakan perkiraan dalam laporan Pemprov pada 12 Oktober, bukan jumlah peserta final.
Sejumlah lokasi pertandingan disiapkan di Pangkalan Bun, termasuk Sport Center Pangeran Ratu Alamsyah dan Pangkalan Bun Park. Namun, kepastian jadwal belum otomatis berarti seluruh fasilitas siap digunakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar, Suryadi menyebut sekitar Rp25 miliar dari APBD provinsi disiapkan untuk pembenahan Sport Center. Sementara Rp16 miliar dari APBD kabupaten dialokasikan untuk pembangunan dan rehabilitasi 10 venue lainnya.
Total anggaran penyiapan 11 venue tersebut sekitar Rp41 miliar. Angka ini merupakan alokasi yang disiapkan, bukan realisasi belanja. Suryadi mengakui lintasan atletik masih memerlukan pembenahan.
“Itu fokus ke stadion. Salah satunya lintasannya dan sebagainya, itu kan perlu dibenahi karena belum memadai standar untuk penyelenggaraan pekan olahraga,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa papan pelaksanaan proyek sarana dan prasarana telah terpasang, tetapi pelaksana pekerjaan belum ada saat memberikan keterangan pada 2 November.
Dengan jadwal pembukaan tersisa 26 hari sejak 2 November, perhatian berikutnya tertuju pada penyelesaian venue, kepastian teknis pertandingan, distribusi perlengkapan atlet, serta pengaturan ulang program latihan.
KONI Kalteng juga menyebut jadwal Chef de Mission (CdM) Meeting II dan Delegation Registration Meeting (DRM) akan disampaikan melalui pemberitahuan lanjutan.
Porprov XIII kini telah memiliki tanggal pelaksanaan. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh persiapan teknis dan fasilitas pertandingan benar-benar siap ketika kompetisi dimulai.









Suara Pembaca 0
Pendapat pembaca menjadi bagian dari percakapan publik yang sehat dan berbasis informasi.