Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan sekitar 8.000 lowongan pekerjaan tersedia dalam Huma Betang Job Fair 2026. Hingga 5 November, sebanyak 48 perusahaan telah mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 9-13 Desember 2026 di GOR Serbaguna Indoor, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, mengatakan jumlah perusahaan peserta masih berpotensi bertambah. Perusahaan yang telah mendaftar berasal dari sejumlah sektor, antara lain perkebunan, pertambangan, jasa keuangan, kelistrikan, dan perdagangan.
“Sampai dengan hari ini, sudah ada 48 perusahaan yang mendaftar. Jumlah perusahaan yang akan berpartisipasi terus bertambah seiring berjalannya waktu,” kata Farid.
Pemerintah juga menyatakan akan memprioritaskan putra-putri daerah, terutama lulusan baru. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan kebijakan tersebut merupakan arahan gubernur agar masyarakat lokal memperoleh kesempatan lebih besar bekerja di perusahaan yang berpartisipasi.
“Terutama ini perhatian untuk anak-anak yang baru lulus. Pak gubernur ingin masyarakat Kalteng diprioritaskan bisa masuk di perusahaan yang terlibat di job fair,” kata Rangga.
Rangga juga mengungkapkan bahwa rencana awal 3.000 lowongan kemudian ditingkatkan menjadi lebih dari 8.000 kuota pekerjaan. Sementara itu, Farid menyampaikan target sekitar 8.000 lowongan. Angka tersebut masih merupakan sasaran penyelenggara, bukan jumlah pekerja yang telah diterima perusahaan.
Laporan perekonomian Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 3,59 persen, meningkat dari 3,44 persen pada Februari 2026. Meski masih menjadi salah satu yang terendah di Kalimantan dan berada di bawah angka nasional, kenaikan tersebut memperlihatkan bahwa tantangan penyerapan tenaga kerja tetap perlu diperhatikan.
Huma Betang Job Fair terbuka untuk umum dan dapat diikuti tanpa biaya. Pencari kerja diarahkan melakukan pendaftaran melalui kode QR pada publikasi resmi pemerintah. Mereka juga diminta menyiapkan dokumen serta mempelajari persyaratan setiap posisi yang ditawarkan.









Suara Pembaca 0
Pendapat pembaca menjadi bagian dari percakapan publik yang sehat dan berbasis informasi.